Rabu, 24 Februari 2016

Jika Aku Menjadi “Penggerak Bisnis Ekspor-Impor Buah Manggis Desa Sukadami Kecamatan Wanayasa Kab.Purwakrta”

Jika Aku Menjadi  “Penggerak Bisnis Ekspor-Impor Buah Manggis Desa Sukadami Kecamatan Wanayasa Kab.Purwakrta”
Ajizul Husni Mubarok
110110130011
Fakultas Hukum

UNIVERSITAS PADJADJARAN



Pada hari Selasa tanggal 06 Januari 2016, saya beserta 20 rekan saya yang lain berangkat ke  Desa untuk menjalani Kuliah Kerja Nyata. Desa tempat kami menjalani KKN terletak di Desa Sukadami kecmatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta . Awalnya saya beranggapan desa yang akan saya tempati nantinya merupakan desa yang serba tertinggal. Jujur, negative thinking itu terus menghantui selama di perjalanan sampai membuat perut saya mulas. Belum lagi tentang harus hidup bersama 20 orang “asing” yang belum pernah saya kenal selama 1 bulan penuh.
          Ketika sudah menginjakkan kaki di Desa Sukadami, negative thinking yang kerap berkelebat di kepala saya tetiba hilang. Desa tersebut ternyata tidak seburuk yang saya duga. Desa Sukadami merupakan desa yang terbilang cukup maju. Desa yang terdiri dari 4 RW ini memiliki infrastruktur yang bagus, memudahkan kami untuk menjangkau tempat-tempat yang menjadi objek observasi. Listrik dan air tersedia 24 jam meskipun tidak berlaku untuk angkutan kota. Jagung dan ubi menjadi andalan pertanian di desa ini. Rekan-rekan KKN saya pun termasuk orang-orang yang welcome. Tidak membutuhkan waktu lama bagi kami untuk saling mengenal dekat layaknya keluarga.
        Di minggu pertama, kami semua sudah terbagi-bagi ke dalam kelompok kecil yang nantinya disebar ke seluruh RW. Kebetulan saya bersama beberapa rekan saya mendapat RW 1. Kami berkeliling RW untuk memperkenalkan diri sembari mencari rumah Pak RW. Namanya juga di desa, dimana semua orang mengetahui semua orang, kami dengan cepat dapat menemukan rumah Pak RW. Kemudian kami juga berkeliling untuk mencari apakah potensi yang ada di RW tersebut. Ternyata di RW 1 ada kegiatan industri rumahan berupa pembuatan keripik pisang dan keripik ubi yang menjadi ciri khas desa sukadami,dan menjadi produk unggulan. Hal ini menandakan bahwa potensi industrial cukup menjanjikan di RW ini. Lalu kami juga berkunjung ke Posyandu. Meskipun di desa, masyarakat sudah menyadari pentingnya memperhatikan perkembangan anak dan imunisasi. Tingkat kesadaran yang cukup tinggi itulah yang membuat bayi dan balita di RW tersebut sehat-sehat dan jarang ada yang mengidap sakit serius. Sayangnya, tidak semua RW memiliki keadaan yang sama seperti RW 1. Disaat RW lain berkembang dengan segala potensinya, perkembangan RW 2 dan RW 4 yang kata orang tidak terjamah itu terseok-seok di belakang RW-RW lain. Miris.
         Di minggu kedua, kegiatan meleburkan diri kami agak bergeser yang tadinya di warga sekitar menjadi di sekolah-sekolah yang ada di Desa Sukadami baik di tingkat sekolah dasar maupun madrasah. Murid-murid di berbagai tingkat pendidikan ini menyambut antusias kedatangan kami. Para guru pun mengaku, dengan kehadiran kami di tengah-tengah kegiatan belajar mengajar meningkatkan keaktifan anak didik mereka. Di minggu-minggu terakhir kami kebanjiran undangan untuk menghadiri acara warga sekitar. Senang rasanya berada di tengah-tengah masyarakat yang masih simpati kepada satu sama lainnya.
        Jika saya menjadi warga Desa Sukadami, saya ingin mengekspansi hasil tani penduduk yaitu manggis,karena desa sukadami ini terkenal juiga dengan manggis yang menjadi ciri khas ,dan sudah di impor ke luar negri. Buah manggis dari Desa sukadami tidak kalah enak dari manggis  yang bergentayangan di supermarket. Tidak perlu yang muluk-muluk, yang penting bisa mengembangkan hasil tani disana, semisal membuat panganan kecil berbahan dasar jagung seperti keripik jagung, marning, dan masih banyak lagi.
   Pengalaman dan kebersamaan selama hidup sebulan penuh di Desa Pasanggrahan akan selalu mempunyai tempat tersendiri di hati saya.dengan banyak nya potensi yang sangat bagus sekali dalam mengembangkan buah mangggis,saya sangat tertarik sekali bisa terjun langusng untuk mengembangkan potensi buah ini,dimana buah manggis ini sangat banyak sekali manpaatnya bagi kesahatan.dengan dasar itu maka saya akan coba mengembangkan  dan menjadikan potesni buah manggis ini menjadi produk unggulan yang ada di Kab.Purwakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar